Hai, share dikit ya. Ini seputar proses dari Tuhan di hidupku.
Berawal saat aku kelas 9 SMP. Jujur, dulu aku seseorang yang sangat sombong dan keras kepala. Karena sikap yang kumiliki itulah aku mendapatkan proses dari Tuhan. Teman-teman kelasku mulai menjauh karena sikapku itu. Mereka mencoba mengingatkanku akan sikapku, namun sedikitpun tak pernah kudengarkan kata mereka. Akibatnya pun aku tidak memiliki teman. Aku mulai merasa tidak nyaman dengan keadaanku ini.
Belum selesai masalahku ini, Tuhan pun menambah prosesku dengan masalah keluarga. Sempat kubertanya dalam hati, "Tuhan, mengapa kau mendatangkan begitu banyak masalah di hidupku?". Sempat ku beranggapan bahwa Tuhan itu tidak adil. Sikap hatiku ini menjauhkanku dari Tuhan. Sampai akhirnya Tuhan mencelikkanku. Aku merasa sangat sesak. Aku merasa aku sangat berdosa. Aku mulai mencoba untuk menghilangkan sikap kesombongan di hidupku.
Meminta maaf, hanya itu yang dapat kulakukan kepada teman-temanku. Rasa malu dan gengsi kuabaikan, karena aku tahu bahwa Tuhan pasti akan berkenan bila aku mau meminta maaf kepada teman-teman dengan rendah hati. Walaupun aku sudah menyakiti mereka tetapi mereka dapat memaafkanku. Sungguh, tanpa campur tangan Tuhan apa yang dapat kulakukan? Tuhan pun mencabut masalah yang ada di keluargaku.
Betapa aku bersyukur, aku telah lulus dari proses yang Tuhan berikan. Jika kalian mau mengintrospeksi diri maka kalian akan menemukan perbuatan yang mendukakan hati Tuhan yang sudah kalian lakukan. Setiap masalah yang kita hadapi pasti dapat kita lalui dan kita selesaikan selama kita mau bersyukur kepada Tuhan dalam segala hal.
No comments:
Post a Comment